Menanti Di Barzak

Posted on Saturday, April 3, 2010 by Intan | 0 comments




  • Ku Merintih, Aku Menangis,
    Ku Meratap, Aku Mengharap,
    Ku Meminta Dihidupkan Semula,
  • Agar Dapat Kembali Ke Dunia Nyata,
  • Perjalanan Rohku,

  • Melengkapi Sebuah Kembara,
    Singgah Di Rahim Bonda,
    Sebelum Menjejak Ke Dunia,
    Menanti Di Barzakh,
    Sebelum Berangkat Ke Mahsyar,
    Diperhitung Amalan,
  • Penentu Syurga Atau Sebalikn


  • Tanah Yang Basah Berwarna Merah,
    Semerah Mawar Dan Jugak Rindu,
    7 Langkah Pun Baru Berlalu,
    Susai Talkin Penanda Syahdu,
    Tenang Dan Damai Di Pusaraku,
    Nisan Batu Menjadi Tugu,
    Namun Tak Siapa Pun Tahu Resah Penantianku,


  • Terbangkitnya Aku Dari Sebuah Kematian,
  • Seakan Ku Dengari,
    Tangis Mereka Yang Ku Tinggalkan,
    Kehidupan Disini Bukan Suatu Khayalan x2
    Tetapi Ia Sebenar Kejadian x2

  • Kembali Oh Kembli,
    Kembalilah Kedalam Diri,
    Sendirian Sendiri,
    Sendiri Bertemankan Sepi,
    Hanya Kain Putih Yang Membaluti Tubuhku,
    Terbujur Dan Kaku,
    Jasad Terbujur Didalam Keranda Kayu,


  • Ajal Yang Datang Dibuka Pintu ,
    Tiada Siapa Yang Memberi Tahu,
    Tiada Siapa Pun Dapat Hindari,
    Tiada Siapa Yang Terkecuali,
    Lemah Jemari Nafas Terhenti,
    Tidak Tergambar Sakitnya Mati,
    Cukup sekali Jasadku Untuk Mengulangi,


  • Jantung Berdenyut Kencang,
    Menantikan Malaikat Datang,
    Mengigil Ketakutan Gelap Pekat Dipandangan,
    Selama Ini Diceritakan x2
    Kini Aku Merasakan x2
    Dialam Barzakh Jasad Dikebumikan x2

    • Ku Merintih, Aku Menangis,
    Ku Meratap, Aku Mengharap,
    Ku Meminta Dihidupkan Semula,
    Agar Dapat Kembali Ke Dunia Nyata

0 comments:

Saturday, April 3, 2010

Menanti Di Barzak




  • Ku Merintih, Aku Menangis,
    Ku Meratap, Aku Mengharap,
    Ku Meminta Dihidupkan Semula,
  • Agar Dapat Kembali Ke Dunia Nyata,
  • Perjalanan Rohku,

  • Melengkapi Sebuah Kembara,
    Singgah Di Rahim Bonda,
    Sebelum Menjejak Ke Dunia,
    Menanti Di Barzakh,
    Sebelum Berangkat Ke Mahsyar,
    Diperhitung Amalan,
  • Penentu Syurga Atau Sebalikn


  • Tanah Yang Basah Berwarna Merah,
    Semerah Mawar Dan Jugak Rindu,
    7 Langkah Pun Baru Berlalu,
    Susai Talkin Penanda Syahdu,
    Tenang Dan Damai Di Pusaraku,
    Nisan Batu Menjadi Tugu,
    Namun Tak Siapa Pun Tahu Resah Penantianku,


  • Terbangkitnya Aku Dari Sebuah Kematian,
  • Seakan Ku Dengari,
    Tangis Mereka Yang Ku Tinggalkan,
    Kehidupan Disini Bukan Suatu Khayalan x2
    Tetapi Ia Sebenar Kejadian x2

  • Kembali Oh Kembli,
    Kembalilah Kedalam Diri,
    Sendirian Sendiri,
    Sendiri Bertemankan Sepi,
    Hanya Kain Putih Yang Membaluti Tubuhku,
    Terbujur Dan Kaku,
    Jasad Terbujur Didalam Keranda Kayu,


  • Ajal Yang Datang Dibuka Pintu ,
    Tiada Siapa Yang Memberi Tahu,
    Tiada Siapa Pun Dapat Hindari,
    Tiada Siapa Yang Terkecuali,
    Lemah Jemari Nafas Terhenti,
    Tidak Tergambar Sakitnya Mati,
    Cukup sekali Jasadku Untuk Mengulangi,


  • Jantung Berdenyut Kencang,
    Menantikan Malaikat Datang,
    Mengigil Ketakutan Gelap Pekat Dipandangan,
    Selama Ini Diceritakan x2
    Kini Aku Merasakan x2
    Dialam Barzakh Jasad Dikebumikan x2

    • Ku Merintih, Aku Menangis,
    Ku Meratap, Aku Mengharap,
    Ku Meminta Dihidupkan Semula,
    Agar Dapat Kembali Ke Dunia Nyata

0 comments: